Pages

Minggu, 09 Februari 2014

Sifat dan Karakter Seseorang Menurut Warna Favorit


Arti Warna Biru

Jika kamu menyukai warna
biru, maka kamu termasuk dalam tipe pemurung, selalu menyenangkan dan selalu
bertindak pasif dalam segala hal. Mendambakan
ketenangan dan
ketentraman. Kamu selalu
mendapat kesulitan dalam
pergaulan. Demikian pula
dalam bercinta karena kamu
pintar dalam
menyembunyikan perasaan

Rabu, 05 Februari 2014

Segelintir Kata Indah Untuk Ibu dan Ayah


Jika Ayah adalah matahari untuk siang hari dalam hidup kita, maka Ibu adalah bulan untuk malam harinya. Kita teramat membutuhkan mereka, sekalipun terkadang kita menyombongkan diri merasa telah mampu tanpa mereka. Nyatanya, tanpa matahari dan bulan, hidup ini entah jadi apa. Dan kita, tanpa Ayah dan Ibu, bukanlah siapa-siapa. Sebelum engkau dikandung, Ibu menginginkan engkau ada. Sebelum engkau dilahirkan, Ibu telah mengasihimu. Sebelum engkau keluar dari kandungan, Ibu pun rela mati untukmu. Inilah keajaiban kasih sayang Ibu. (Maureen Hawkins) Cara terbaik menunjukkan cinta kepada orang tua adalah memberi mereka kesempatan untuk dinasehati dan mendengarkan mereka. Itu adalah lebih

Selasa, 04 Februari 2014

Cloteh Sejenak


Saat ada orang yg memanggil kamu bukan dengan namamu
orang itu berusaha menyayangi kamu
dan mungkin coba memiliki kamu
maka dia berusaha memanggil kamu dengan panggilan unik
agar dia bisa kamu ingat dengan mudah

hahahaha.....!!!!!!!!!!
aku pernah dengar kata2 itu dimana ea....??
mungkin aku pernah dengar dari nonton TV
atau dari membaca buku

TADAK....TIDAK....!!!!!!!
aku menemukan kata2 itu terselip didasar hati
terdengar disebelah detak jantung
dan bercampur dialiran darah.....!!!

gkgkgkgkgk.........
oh my good....!!!!
kenapa aku bisa selebai ini....??!!
what heppan with me....??!!

yupppppzzzzz.......!!!!!!
sorry....aku hanya mencoba berkreasi....
karena aku tidak memiliki kertas kosong untuk ditulis
atau tembok kosong yang bisa aku jadikan GRAFITY
jadi aku hanya bisa menulisnya di BLOGGER INI

Bagi Yang Sedang Galau Atau Gundah BACA INI


Bismillahirrahmaanirrahiim

Biarkan hari berlalu dengan segala lakunya, Lapangkan dada atas segala Takdir-Nya

Janganlah gundah dengan segala derita
Karena cobaan dunia hanya sementara

Tangguhkan jiwa atas segala nestapa...
Hiasi diri dengan maaf dan sikap setia

Semua aib akan dapat tertutup dengan kelapangan dada
Layaknya kedermawanan menutupi cela manusia

Tak ada kesedihan yang abadi, begitupun suka ria
Dan tak ada pula cobaan yang kekal, begitupun riang gembira

Di depan musuh, janganlah engkau bersikap lemah
Karena hinaan dari seteru adalah bencana

Dan jangan pernah berharap dari kikir durjana
Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahaga

Rizkimu takkan berkurang karena ditunda
Dan takkan bertambah karena lelah mencarinya

Bila engkau punya hati qona'ah bersahaja
Tak ada bedanya engkau dengan pemilik dunia

Bila kematian sudah datang waktunya
Tak ada lagi langit dan bumi yang bisa membela

Ingatlah, dunia Allah sangat luas tak terhingga
Tapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasa
Maka biarkanlah hari berlalu setiap masanya
Karena kematian tak ada obat penawarnya

Semoga apa yang ana sampaikan ada manfaatnya untuk kita semua
Aamiin

Selasa, 10 Desember 2013

Kerja Keras

Kerja keras dengan cinta sangat berkaitan. Karena kerja keras tanpa dilandasi dengan cinta tidak akan bertahan lama. Kerja keras tidak akan berbekas, tidak memberikan efek bahkan tidak memiliki kekuatan, jika tanpa cinta. Dari awal sudah dikatakan bahwa cinta itu merupakan sebuah kekuatan, atau lebih tepatnya adalah sebuah ruh bagi kerja keras itu sendiri. Dengan cinta kerja keras akan terasa lebih nikmat dan bertambah lebih kuat.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allâh mencintai salah seorang diantara kamu yang melakukan pekerjaan dengan itqon (tekun, rapi dan teliti).” (HR. al-Baihaki). Tanpa dilandasi dengan

cinta, mana mungkin pekerjaan itu akan dilaksanakan dengan tekun, rapi dan teliti. Justru yang ada hanyalah kebalikan dari itu.

Pekerjaan yang dilandasi dengan kebencian, atau dengan kata lain tidak menyukai pekerjaan tersebut justru akan jauh dari kata-kata itqon itu sendiri. Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa konsep itqon itu sudah pasti dapat lahir dari sebuah cinta terlebih dulu. Hanya orang-orang yang bekerja karena cintalah yang akan menghasilkan pekerjaan yang baik, indah bahkan menjadi rapi, tidak berantakan, acak-acakan dan mungkin terkesan asal-asalan.

Dari sini kita bisa melihat dan memperhatikan seseorang itu bekerja keras dengan cinta ataupun malah sebaliknya. Mungkin kita juga pernah bertanya kepada seseorang yang sedang sibuk bekerja. Jawaban yang diterima kadang sangat variatif. Ada yang dengan antusias menjawabnya, meskipun ia sedang sibuk. Ada juga yang sebaliknya, tidak sibuk tetapi malah tak acuh dan terkesan membuang muka, malah jawaban yang diterima itu ketus, seolah tidak mau tahu dan tidak mau direpotkan.

Intinya kerja keras yang baik adalah kerja keras yang dilandasi dengan cinta. Salah seorang sahabat pernah mengatakan seperti ini : “Kalau ingin bisa bahasa inggris, yang kamu lakukan pertama kali adalah senengin dulu, atau sukain dulu.. nanti insya Allah cepat bisa..” Dari sini saja kita sudah bisa menemukan kata kuncinya. Ya, tumbuhkan dulu rasa suka, cinta dan senang. Niscaya semuanya terasa lebih ringan dan mudah.

Kerja Keras,Cinta dan Kesabaran



Wama al-ladzdzatu illâ ba’da at-ta’abi, begitulah bunyi pepatah Arab. Dalam arti bebas “Kenikmatan itu hanya akan dapat kita peroleh ketika sudah bekerja keras.” Jadi, Tidak mungkin kenikmatan itu datang dengan sendirinya, tanpa diiringi dengan sebuah kerja keras. Lain halnya dengan orang yang sudah senang hidupnya disebabkan dari garis keturunan. Pepatah Arab ini tak berlaku lagi bagi orang yang demikian.

Pepatah Arab itulah yang dipegang teguh oleh Pak Soleh. Pak Soleh begitulah beliau biasa disapa. Aktifitas Pak Soleh setiap hari adalah menjual soto miliknya. Kegiatan tersebut sudah ia lakoni semenjak usia muda, dan hingga saat ini warung sotonya semakin ramai diburu pembeli. Apa yang Pak Soleh alami saat ini tidak serta-merta datang begitu saja. Butuh waktu dan proses yang sangat panjang, rupanya sudah 30 tahun lamanya Pak Soleh menekuni usaha ini.

Walaupun saat ini sudah memiliki cabang dimana-mana, Pak Soleh setiap hari selalu melayani pembelinya secara langsung, ia tidak pernah memiliki keinginan untuk meninggalkan aktivitas yang sudah lama ia tekuni. Bagi Pak Soleh bejualan soto merupakan hal yang menyenangkan, jadi dari dahulu hingga sekarang ia tak pernah merasa bosan.

Berjualan soto ternyata mampu mengantarkan Pak Soleh dan isterinya berangkat ke tanah suci; Mekkah untuk menyempurnakan rukun Islam yang terakhir. Bahkan Pak Soleh juga mampu membiayai anak-anaknya sekolah keperguruan tingi hingga selesai dari hasil jualan sotonya. Ya, kuncinya satu yaitu bekerja dengan cinta, dengan cintalah semuanya terasa nikmat dan membuat diri kita semangat.

Lain halnya dengan kisah pelatih sepak bola dan pendonor ginjal. Suatu ketika seorang pelatih sepak bola divonis oleh dokter dengan penyakit gagal ginjal. Pelatih sepak bola tersebut merasa seperti kehilangan gairah untuk hidup, karena tidak bisa berharap banyak dengan penyakitnya. Ia sempat berpikir, siapa yang mau mendonorkan ginjalnya untuk dirinya?

Tanpa disangka, ternyata ia mendapat donor ginjal dari salah seseorang yang mengaku bahwa ia suka dan tertarik dengan karakter pelatih tersebut. Tak hanya itu, pendonor ginjal pun mengatakan bahwa ia ingin memberikan manfaat hidup bagi orang banyak. Melalui donor ginjalnya ia ingin memberikan lebih banyak manfaat bagi orang lain.

Lain halnya lagi dengan kisah seorang ibu dan anaknya. Anak itu memiliki kaki dan tangan cacat semenjak lahir, tak hanya itu ia juga mengalami keterbelakangan mental. Nama penyakit yang ia derita adalah Lobster Claw Syindrom, tangannya hanya memiliki dua jari yang menyerupai kepiting dan kakinya pun hanya sebatas lutut.

Orang tua mana yang tidak pilu menyaksikan anaknya lahir dalam keadaan cacat seperti ini. Setiap orang tua pasti mengidamkan anaknya lahir sehat dan normal, apa jadinya jika ternyata yang anak yang dilahirkan dalam keadaan tidak normal. Itulah kehidupan, kadang terjadi di luar keinginan manusia. Tetapi disinilah peran orang tua yang menjadi penentu, apakah akan putus asa, mengeluh, dan menyalahkan Sang Pencipta.

Tidak dengan ibu yang satu ini, meski anaknya lahir dalam keadaan yang serba kurang secara fisik, ia tetap optimis, sabar, dan tabah dalam mendidik dan membesarkannya. Sang suami hanya seorang pensiunan perusahaan dan telah tiada, saat itu sang anak masih kecil. Walaupun demikian ia tidak menyerah, terus berusaha dengan maksimal dan tiada henti untuk membesarkan anak sematawayangnya itu.

Saat itulah sang ibu mendidiknya dengan penuh kesabaran. Ia didik anaknya dengan kemandirian, percaya diri, dan keterampilan hidup sehari-hari. Walaupun dengan segala keterbatasan, anak itu akhirnya tumbuh menjadi gadis kecil yang mandiri. Disanala ia menemukan jalan hidupnya dan merubah dirinya.

Berawal dari saran seorang trapis untuk bermain piano supaya melatih motorik tangan dan kakinya. Selain itu, bermain musik juga dapat menumbuhkan kecerdasan musikal yang merupakan kelebihan dirinya. Dengan penuh kesabaran sang ibu, akhirnya gadis kecil itu terbiasa memainkannya walaupun hanya dengan empat jari. Setelah berlatih bertahun-tahun akhirnya ia mulai tampil dalam berbagai konser dan tour ke berbagai negara.

Akhirnya, sang anak yang dulu divonis cacat ternyata dapat kembali bangkit dan membuktikan bahwa semua usaha itu akan mendapatkan balasan yang setimpal. Ia sadar bahwa ia bisa menjadi seperti ini berkat dari perjuangan sang ibu yang setia dan begitu sabar merawat dan mendidiknya. Sang ibu pun kini bangga padanya, karena ia sudah menjadi anak yang mandiri dan bermanfaat bagi orang lain.

You’re My Everything MOM :*





Ini sepenggal kisahku, kejadian ini aku alami pada waktu kelas 2 SD. Pada waktu sore hari, aku sedang duduk bersama temanku. Waktu aku ingin turun dari tempat duduk, rok ku yang terkena paku lalu aku terjatuh dan tanganku terkena badanku, yang waktu itu aku masih gendut.Kejadian itu membuat tangan kiri ku retak. Pada saat itu ibuku masih dipasar, lalu tetanggaku menyusul ke pasar untuk memberitahu kejadian tersebut kepada ibuku. Ibuku mendengar kejadian tersebut, lalu langsung meninggalkan barang belanjaannya lalu menuju ke rumah. Pada waktu itu ekonomi dikeluargaku masih tahap berjuang, ayahku sedang bekerja diluar kota.
Selama 3 bulan lamanya ibuku selalu menemani pengobatan di sangkal putung tempatnya juga jauh dari rumahku kira-kira 1 jam perjalanan. Pernah pada waktu itu hujan sangat lebat dan jalan pada banjir. Tapi ibuku tetap mengantarkanku ke sangkal putung. “ Sungguh pengorbanan yang sangat mulia”. Elum lagi ibuku selalu menungguku dari berangkat sampai pulang sekolah sampai 3 bulan. Dia khawatir aku kenapa – kenapa. Pada waktu awal sekolah, teman-temanku langsung bergerombol mendekatiku. Ibuku saat itu terlhat cerewet “ Awas jangan terkena tangannya deni ya” padahal ibu dirumah begitu lembut, hehe..
Ibu selalu menjagaku dengan kasih sayangnya. Itu yang membuatku selalu hangat berada didekat ibuku. Ibuku juga mempunyai impian agar mempunyai anak soleha dan tidak sombong. Dengan impiannya tersebut beliau menyekolahkanku di Nasima. Alhamdulillah semenjak disini ibadahku jadi lebih rajin. Aku juga tersentuh dengan perjuangan orang tuaku menyekolahkanku disini. Bagiku ibu adalah segalasegalasegalanyaaaaaaaaa..

LOVE YOU SO MUCH MOM :* muaaaaaaaaaachhhhhh :* :* :* :D